How to Work with Land Desktop – Mendigitasi kontur

Dalam beberapa kasus, kita mendapati telah memiliki gambar kontur dalam format *.dwg (autocad). Lengkap dengan label kontur yang bertampilan 3D. Namun sayangnya saat dicopy ke Autodesk Land Desktop dan diolah, kontur tersebut ngga bisa dibuat Long dan Crossnya. Apa yang terjadi?

Yang terjadi adalah kontur tersebut belum memiliki databasenya sendiri di Land Desktop. Kontur tersebut hanya kontur tanpa data. untuk bisa mengolahnya menjadi kontur sungguhan kita harus membuatnya databasenya terlebih dahulu. bagaimana caranya? Yaitu dengan mendigitasi kontur tersebut.

1. okey, kita mulai dengan mendownload file Kontur Existing dari sini. (atau Download langsung di http://www.ziddu.com/download/8886828/ACAD-Pasir2.rar.html)  Filenya bernama ACAD-Pasir.rar.

Extractlah sehingga keluar file bernama ACAD-Pasir2.dwg. file tersebut adalah file kontur versi Autocad 2004. Simpan ditempat yang mudah diingat. di My documents misalnya.

2. Buka Land Desktop anda,  dan buat project baru.

3. Klik menu Insert –> Block untuk membuka window Insert. lalu klik Browse. Window Select Drawing File akan terbuka, pilihlah file ACAD-Pasir2.dwg yang sudah anda download tadi. Klik Open, lalu Klik OK.

Anda diminta untuk Specify insertion point, Klik dimana saja di layar anda.

4. Lalu klik pada menu View –> Zoom –> Extents. Gambar kontur anda harusnya tampak seperti dibawah ini:

5. Informasi mengenai gambar kontur tersebut:
Kontur Major nya berwarna hijau terang, memiliki label kontur (9,8,7,6,5,4) dengan increment (kontur interval) 1 m
sementara Kontur minornya berwarna abu-abu, tanpa label kontur, engan increment 0.2 m.
Itulah mengapa dari satu major kontur ke major kontur lainnya terdapat 4 kontur minor.

6. klik pada block kontur tersebut. sekali saja. lalu letikkan pada command prompt : explode. lalu enter. “Explode” ini adalah perintah untuk memisahkan object2 dalam sebuah drawing.
7. Sekarang entity2 kontur sudah berdiri sendiri. langkah berikutnya adalah untuk meng-Assign elevation pada kontur2 tersebut.
Sayangnya, proses assign elevation hanya bisa dilakukan pada polyline 2D, padahal kontur  anda yang berlabel 9, 8, 7, 6 ,5 bukan dalam bentuk polyline tapi masih dalam bentuk Block. Untuk mengubahnya mejadi poyline sekali lagi kita harus meng-explode-nya
8. klik sekali pada kontur major dengan label 9.000. lalu ketikkan pada command prompt : Explode. lalu tekan enter.
9. klik sekali pada kontur major dengan label 8.000. lalu ketikkan pada command prompt: Explode. lalu tekan enter
10. lalukan hal yang sama seperti diatas untuk kontur dengan label 7.000, 6.000, 5.000 dan 4.000.

Setelah proses ini, jika anda mengklik salahsatu garis kontur, maka akan tampak seperti dibawah ini, yang menunjukkan bahwa garis tersebut sekarang berbentuk polyline.

Selanjutnya adalah Assign Elevation. yuk..
10. klik pada menu Terrain –> Contour Utilities –> Assign Elevation
11. anda diminta memilih kontur, Select first contour. klik pada  garis major kontur berlabel 4.000 yang sebelah kiri.
12. anda diminta menentukan elevasi kontur tersebut. First contour elevation. ketikkan 4 pada command prompt. lalu tekan enter.
13. Anda diminta menentukan contour increment (Interval kontur), ketikkan 1 pada command prompt lalu tekan enter.
14. Anda diminta menentukan kontur selanjutnya, Next contour, kliklah pada garis kontur berlabel 5.
15. Anda diminta menentukan kontur selanjutnya akan naik atau turun (Elevation [Increasing/Decreasing]). ketikkan pada command prompt Increasing (atau I saja) lalu tekan enter.
16. Ada informasi pada command prompt seperti ini: Current elevation <5.000>, New Elevation <5.000>. Jika informasi pada command prompt anda sudah cocok, tekan enter.
17. Anda diminta menentukan kontur selanjutnya, Next contour, kliklah pada garis kontur berlabel 6.
18. Ketikkan I pada command prompt lalu enter, lalu enter lagi.
19. ulangilah proses tersebut diatas sampai elevasi kontur berlabel 9.000.
20. setelah selesai tekan enter dua kali.

21. Klik menu Terrain –> Terrain Model Explorer untuk membuka window Terrain Model Explorer.
22. klik kanan pada Terrain dan pilih Create New Surface. Rename surface baru anda dengan cara klik kanan pada Surface1. beri nama Exist.
23. Expand lah surface Exist anda, lalu klik kanan pada contours, pilih add contours
23. Pada  command prompt ketikkan E, lalu enter.
23. Block/select semua kontur di layar anda, lalu tekan enter.
24. klik kanan pada surface Exist, lalu pilih Build.
25. setelah muncul tulisan Done!, klik Ok, lalu tutuplah window Terrain Model Explorer.

Saatnya bikin kontur.. I Love Contours!😀
26. klik menu Terrain –> Create contours…
27. pada Surface, pastikan surface Exist terpilih.
Pada Intervals, pastikan terpilih radio button “Both Minor and Major”
Isikan pada minor interval : 0.500
Isikan pada Major Interval : 1.000
Lalu klik OK, lalu Enter.
28. tada.. kontur baru anda muncul.. harusnya tampak seperti gambar dibawah ini.

Memberi Label kontur
29. klik menu Terrain –> Contour Label –> Group Interior, maka akan terbuka window contour Labels – Increments
30. pada Elevation Increment, isikan 1.000 (satu titik nol nol nol), lalu klik Ok
31. klik dari kontur paling atas sampai kontur paling bawah seperti contoh dibawah.


32. lalu tekan enter.
33. selesai.

Dengan proses panjang tadi, anda sudah bisa melakukan digitasi kontur dari kontur yang sudah ada (dalam bentuk DWG misalnya) untuk kemudian diproses ulang konturnya menggunakan LD. Sehingga hasil akhirnya anda memiliki “kontur sungguhan” yang bisa diproses Long dan Cross Sectionnya, atau dihitung volumenya.

15 responses to “How to Work with Land Desktop – Mendigitasi kontur

  1. thank’s berat..mas… akhirnya terwujud juga..permintaannya..hehehe… btw thank’s juga untuk software ER mappernya dah bisa berjalan..baik.

  2. semalam saya coba cara digitasi kontur. ada yang ingin saya tanyakan pak,
    1.pada langkah 11 “Klik pada garis major kontur berlabel 4.000 yang sebelah kiri”. kenapa harus yang kiri?? saya mencoba yang sebelah kanan juga bisa pak.
    2.pada langkah 23 “klik kanan pada contours, kemudian pilih add contours” ada kotak perintah yang muncul bertuliskan weeding factor, Distance, angle juga ada supplementing factor berisi kotak distance dan bulge. bisa dijelaskan itu apa pak??

    terima kasih lagi sebelumnya…sukses terus pak…

    • 1. anda betul, kiri kanan gak masalah. makasih masukannya..

      2. Weeding itu untuk ketelitian ‘digitasi otomatik’ nya LD. kenapa digitasi otomatik? dengan weeding, LD secara otomatis mendigit kontur anda, dengan anda yang menentukan spesifikasinya: berapa jarak yang diambil tiap mendigitasi, dll.

      coba deh ubah2 nilai Distance, angle dan bulge nya (misal distance 10 dst), maka setelah build contours point2 berwarna merah berbentuk x di sepanjang kontur akan berubah2 juga sesuai dengan nilai yang anda masukkan. [tapi maap saya ngga tau fungsi angle dan bulge itu untuk apa.. :D]

  3. pak pembahasan tentang :

    8. Membuat dan mengedit alignment
    udah ada blom ya pak, saya ingin belajar. terimakasih.

  4. mas hendri, mohon bantuannya
    masalah saya:
    1. klo saya ingin membuat kontur dengan cara memasukkan point secara langsung tanpa import dengan mngacu pada peta yg ada…metode apa yang paling baik?
    2. saya sudah menggunakan metode point from surface, memasukkan point2 kontur yang terdapat di peta, ketika saya menggunakan point from surface, antara elevasi point ke point yang lain tidak sesuai..(cth: antara point elevasi 15 dan 16 muncul angka el 0.000 dr point from surface)
    3. klo saya hanya memasukkan point yang didapat melalui peta, bentuk konturnya dan profilenya jadi berbeda dan tidak sesuai, bagaimana caranya agar daerah yang kosong tidak ada point di anggap rata dengan elevasi didekatnya?karena yang saya dapat malah elevasi 0.000..padahal saya sudah membuat boundary..
    mohon pencerahannya…trims bgt..
    tolong buat tutorial boundary dan breaklines juga yaa..

  5. gimana ya carany bikin kontur di autocad LDT? mhon petunjuknya…terimakasih

  6. Salam kenal mas……saya pengguna baru di LDT, sebagai pemula saya sudah sampai ke menu Terrain Contours, yang sy mau tanyakan adalah (1) ketika saya meng Infort Point ke LDT terdapat gambar Point beserta tandanya yang numpuk antara Points yang lain (Marked dan Pont yang besar). bagaimana cara menghilangkanya/Settingnya. (2) Bagaimana caranya membuat interval kontur yang kita inginkan.
    Terimakasih. Wassalam

  7. @Ezar:
    (1) select semua points tersebut dan klik kanan, pilih Display Properties.

    Akan muncul window Point Display Properties. pada tab “Text”, gantilah Text Size anda dari ’5.000′ menjadi ’1.000′ units. Pada tab “Marker”, gantilah Size in Absolute Units anda dari ’5.000′ menjadi ’1.000′. lali klik Ok. Maka.. points anda akan lebih mudah dilihat dan dibaca

    (2) atur interval kontur pada saat membuat kontur. klik menu Terrain –> create contour. disitu anda atur interval kontur major dan interval kontur minor.

  8. mba_yani@yahoo.co.id

    tolong tutor u/ super elvasi dan diagram super elevasi ny pa,,,tq

  9. bagaimana mengambil data poit dari conture mohon masukanya

  10. gan bagai mana cara mengolah data gps di LD hingga dapat kontur,long section dan crossection.mohon petunjuk kalau bisa balas ke imail ya

  11. Ass. untuk langkah no.28 nda muncul gambarnya….

  12. Gan..file acad-pasir..ndah bisa di download…

  13. gan..gimana mendigitasi kontur dari global mapper ke land dekstop

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s